Manfaat Foto Produk dan Cara Mengaplikasikannya (Dengan Contoh)

Foto Produk

Saat ini penjualan produk secara digital menjadi pilihan utama, terutama di saat pandemi, bisnis online meningkat secara pesat. Selain mencangkup pasar yang luas, minat konsumen pun lebih besar. Dalam hal ini, pelaku usaha dituntut untuk mengasilkan foto dari produknya semenarik mungkin sebagai gerbang utama penilaian konsumen. Foto produk terbukti mempunyai pengaruh yang besar dalam hasil penjualan. Penting bagi pelaku usaha untuk mempelajari mengenai produksi foto yang menarik sebelum melakukan penjualan.

Menurut penelitian Weebly, 75% konsumen menyatakan bahwa foto produk sangat menentukan keputusan mereka saat membeli.

Pengertian Foto Produk

Foto adalah semua gambar yang dihasilkan dari kegiatan fotografi. Sedangkan, suatu barang atau jasa yang dapat diperjualbelikan disebut sebagai produk. Dalam hal ini, foto produk adalah semua hasil visual gambar yang ditujukan untuk kegiatan promosi produk tersebut.

Foto diambil dengan menggunakan metode fotografi yang dapat memperlihatkan detail dan bentuk barang secara jelas. Biasanya, foto digunakan pada katalog, brosur, sosial media dan juga website. Pada dasarnya, kegiatan ini dimaksudkan untuk menarik calon konsumen agar membeli produk dalam gambar.

Manfaat Foto Produk

Jika ingin mulai berbisnis, kamu perlu memperhatikan konsep foto yang sesuai dalam bidang usahanya. Karena, baik pelaku usaha skala kecil (UMKM) maupun yang berskala besar harus mengutamakan “wajah” dari produknya. Terdapat banyak sekali manfaat yang dihasilkan dari foto produk yang baik. Antara lain:

1. Meningkatkan Kepercayaan Konsumen

Tidak jarang ada konsumen yang komplain karena kualitas produk tidak sesuai dengan deskripsi saat membeli secara online. Salah satu kelemahan bisnis online adalah konsumen hanya dapat mengandalkan tulisan dan gambar  sebelum membeli. Oleh karena itu, jika foto tidak menjelaskan produk secara detail, maka kamu akan kehilangan kepercayaan konsumen.

Foto produk bisa menjadi jawaban bagi setiap pertanyaan yang mungkin konsumen miliki. Jika kamu dapat memberikan jawaban itu, bukan hanya membeli tapi konsumen juga akan kembali lagi untuk melakukan pembelian kedua kalinya.

2. Membangun Brand Identity

Manfaat lainnya, yaitu dapat meningkatkan brand identity karena akan meningkatkan awareness / kepekaan konsumen terhadap produk-produk kamu. Biasanya, suatu brand akan membuat konsep foto yang konsisten, sehingga dapat menunjukkan keunikan brand tersebut. Dengan begitu, saat konsumen melihat foto yang “bercerita” tentang keunikan suatu produk, mereka akan langsung mengenali brand dalam foto tersebut.

3. Meningkatkan Nilai Jual Produk

Selain membangun brand identity, foto yang menarik juga dapat meningkatkan nilai jual. Apabila kamu memamerkan foto berkualitas yang dapat menunjukkan selling point brand tersebut, maka konsumen akan beranggapan bahwa kualitas barang atau jasa memiliki nilai jual yang tinggi.

Selain itu, metode fotografi yang kamu terapkan juga menentukan hasilnya, usahakan selalu menghasilkan foto yang jelas, detail, unik, dan menarik.

4. Menarik Lebih Banyak Konsumen

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, gerbang pertama yang dilalui konsumen adalah foto dari suatu produk. Konsumen akan melewati produk di foto yang tidak berkualitas. Gambar yang memanjakan mata konsumen secara otomatis akan menarik minat mereka untuk mempelajari lebih lanjut produk tersebut. Bahkan, memungkinkan mereka melakukan konversi seperti membeli atau merekomendasikan produknya ke calon konsumen lain.

5. Meningkatkan Conversion Rates

Foto produk bertujuan untuk menarik konsumen agar dapat meningkatkan angka penjualan. Hal ini sangat penting dalam bisnis online dimana konsumen tidak dapat melihat dan memegang secara langsung produk yang ingin dibeli.

Selama foto dapat memberikan informasi yang cukup ke konsumen, maka konsumen akan lebih yakin untuk melakukan transaksi pembelian.

Foto produk berkualitas menunjukkan besarnya kualitas barang.

Jenis-jenis Foto Produk

1. Individual Shots

Individual Shots

Jenis ini cukup populer karena kesannya yang simple, elegan, dan detail. Foto jenis ini hanya menampilkan satu buah produk (single product) agar fokus konsumen tertuju hanya pada prdouk tersebut. Tujuannya, untuk mempertegas fitur dan detail pada produk yang di tawarkan.

2. Group Shots

Group Shots

Group Shots adalah teknik yang menampilkan dua atau lebih produk secara bersamaan dalam satu frame. Teknik ini biasanya dimanfaatkan untuk produk skincare, yang bertujuan untuk menunjukkan hubungan antar produk satu dengan lainnya. Dengan begitu konsumen tidak hanya tertarik pada satu produk karena mengetahui ada hubungan antar kedua atau lebih produk tersebut.

3. White Background Shots

White Background Shots

Jenis ini sering digunakan karena kemampuannya yang efektif menonjolkan fitur-fitur produk. Selain dapat menunjukkan fitur produk secara jelas, juga dapat memberikan kesan mahal dan rapi.

Jenis ini sering digunakan karena cocok untuk berbagai macam produk.

4. Scale Shots

Scale Shots

Kelebihan dari Scale shots adalah dapat memberikan gambaran kepada konsumen seberapa besar produk yang dijual. Selain dituliskan dalam deskripsi produk, besaran produk juga dapat ditunjukkan dalam gambar.

Dengan cara membandingkan dua objek dengan ukuran yang bertentangan, seperti besarnya botol dalam genggaman tangan seseorang.

5. 360 Product Photography

360 Product Photography

Biasanya konsumen lebih menyukai foto-foto jenis ini, karena dapat melihat produk dari sisi manapun. Namun jenis ini membutuhkan usaha yang ekstra bagi fotografer karena harus mengambil gambar produk puluhan kali dari berbagai sisi dan menggabungkannya menjadi satu gambar.

Sebanding dengan usaha yang ekstra, penjualan pun cenderung lebih tinggi.

6. Ghost Mannequin Photography

Ghost Mannequin Photography

Bagi kamu yang memiliki bisnis pakaian, jenis foto ini bisa kamu coba. Tujuannya adalah untuk memberikan gambaran saat pakaian tersebut digunakan. Menariknya, model / objek yang mengenakan pakaian tersebut di edit sedemikian rupa agar “tidak terlihat”, sehingga disebut sebagai Ghost Mannequin atau foto tanpa model.

7. Lifestyle Shots

Lifestyle Shots
( Source: Unsplash.com )

Buat kamu yang ingin menunjukkan gambaran suatu produk saat digunakan dalam kegiatan sehari-hari, sebaiknya menggunakan jenis Lifestyle Shots. Sebagai contoh, foto seorang pendaki yang menggunakan tas backpack saat mendaki gunung. Tujuannya agar konsumen dapat memperkirakan kapan dan dalam keadaan seperti apa produk itu dapat bermanfaat untuknya.

8. Zoom / Detailed Shots

Zoom / Detailed Shots
( Source: Unsplash.com )

Jenis foto ini menunjukkan fitur-fitur dan detail tekstur secara close up. Misalnya, foto sisi belakang jam tangan yang akan dijual. Dengan jenis foto ini, kamu dapat menunjukkan secara khusus fitur apa yang membedakan produk kamu dengan produk lainnya.

Cara Membuat Foto Produk Estetik

Ada banyak jenis-jenis foto produk yang dapat kamu terapkan, lalu bagaimana cara membuatnya? Berikut 7 cara membuat foto kamu menjadi lebih estetik.

1. Tentukan Tema yang Menarik

Tentukan Tema yang Menarik

Usahakan pilih tema yang sesuai dengan brand identity kamu. Dengan begitu, konsumen pun secara tidak langsung akan langsung tau keunikan brand kamu. Tema foto pun dapat meningkatkan ketertarikan konsumen untuk melihat suatu produk. 

Misalnya, jika kamu menjual peralatan masak, gunakanlah “setting” seorang ibu sedang memasak di dapur. Buatlah cerita di setiap jepretan foto.


2. Gunakan Kamera Terbaik

Gunakan Kamera Terbaik

Kamera sangat menentukan kualitas hasil foto produk. Dalam hal ini tidak harus kamera mahal, saat ini sudah banyak smartphone yang memiliki spesifikasi sangat baik. Gunakan kamera terbaik yang kamu miliki dan lebih baik jika kamu menggunakan alat pendukung, seperti tripod dan lighting untuk mendapatkan hasil yang konsisten dengan pencahayaan yang terang.


3. Perhatikan Pencahayaan dan Komposisi

Perhatikan Pencahayaan dan Komposisi

Untuk menghasilkan foto yang jelas dan menarik, selalu perhatikan pencahayaan dan komposisi saat memfoto produk. Pastikan hasil foto tidak gelap, dalam hal ini bisa menggunakan lighting. Namun jika kamu tidak memiliki alat pendukung, cari tempat terang atau outdoor agar foto terlihat lebih cerah.


4. Gunakan Backdrop Foto

Gunakan Backdrop Foto

Bagi kamu yang ingin menerapkan detailed shots ataupun white background shots, pastikan menyiapkan background terlebih dahulu. Penggunaan background dapat meminimalisir pengeluaran kamu karena dapat membuat studio mini sendiri tanpa menyewa studio lain. Pilih background yang dapat menonjolkan fitur produk kamu, seperti warna putih atau warna cerah yang cocok untuk berbagai macam produk.


5. Take Shots Sebanyak-banyaknya

Take Shots Sebanyak-banyaknya

Lebih banyak pilihan lebih baik. Usahakan untuk mengambil foto sebanyak-banyaknya agar kamu dapat menentukan foto mana yang terbaik. Tidak lupa untuk mengambil foto dari berbagai sisi, dengan begitu kamu akan tau bagian mana yang lebih baik kamu tonjolkan.


6. Manfaatkan Aplikasi Edit Foto

Manfaatkan Aplikasi Edit Foto

Bagi kamu yang menggunakan kamera smartphone ataupun kamera profesional, dapat memanfaatkan aplikasi edit foto yang tersedia, seperti photoshop, snapseed, dan vsco. Tahap edit ini bertujuan untuk mempercantik foto produk kamu, bukan untuk memanipulasi produk agar terlihat berbeda dengan aslinya.


7. Gunakan Watermark Pada Foto

Gunakan Watermark Pada Foto

Untuk menjaga foto tidak disalahgunakan oleh pihak lain, gunakan watermark di setiap foto produk yang kamu publish. Dengan begitu brand image kamu pun tidak akan tercoreng karena adanya produk tiruan.


Foto Produk Penting Untuk Meningkatkan Penjualan

Setiap pelaku usaha pasti ingin meningkatkan penjualan bisnisnya, dalam hal ini foto produk berperan penting. Foto yang berkualitas dapat menarik lebih banyak konsumen, namun kenyataannya tidak mudah menghasilkan foto yang jelas, berkualitas, dan menarik.

Jika kamu kesulitan menghasilkan foto produk yang berkualitas, silahkan hubungi kami melalui link ini, atau chat melalui Whatsapp, di nomor: +628118811598 yang siap membantu kamu mendapatkan foto produk berkualitas untuk meningkatkan penjualan bisnis.

Summary
Foto Produk
Service Type
Foto Produk
Provider Name
Brandztory,
Wisma 77 Tower 2, Lantai 16, Jl. Letjen S. Parman No.77.,Slipi,DKI Jakarta-11410,
Telephone No.(021) 29675959
Area
Indonesia
Description
Saat ini penjualan secara digital menjadi pilihan utama, dimana foto produk terbukti mempunyai pengaruh yang besar dalam hasil penjualan.